Blogger templates

Pages

Rabu, 01 November 2017

zakat


zakat


Pengertian Zakat menurut bahasa adalah menyucikan, membersihkan atau tumbuh. Menurut Istilah, zakat artinya kadar harta yang tertentu, yang diberikan kepada yang berhak menerimanya, dengan beberapa syarat. Hukum Zakat adalah fardu ‘ain atas tiap-tiap orang yang cukup syarat-syaratnya. Zakat mulai diwajibkan pada tahun kedua Hijriah. Zakat termasuk salah satu rukun Islam yang lima. Jadi, zakat merupakan kewajiban bagi orang-orang yang telah memenuhi kriteria wajib zakat.
Allah swt. berfirman:

وَأَقِيْمُوْا الصَّلٰوةَ وَأَتُوْا الزَّكـٰوةَ

Artinya: 
Kerjakan salat dan keluarkan zakat …” (Q.S. Al-Baqarah: 43)


2.    Macam-Macam Zakat
Menurut syariat Islam, zakat dibedakan menjadi dua, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah adalah zakat jiwa yang dikeluarkan setelah menyelesaikan puasa Ramadan. Pada setiap hari raya Idulfitri, setiap jiwa diwajibkan mebayar zakat fitrah dari makanan yang untuk mengenyangkan untuk tiap-tiap tempat (negeri). 
Zakat fitrah berupa makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,1 liter.
Hitunglah zakat fitrah dengan aplikasi Kalkulator Zakat Fitrah Online di sini 

Zakat mal adalah zakat harta, yaitu kewajiban mengeluarkan sebagian harta untuk diberikan kepada orang yang berhak menerima. Tujuan pengeluaran zakat mal adalah untuk membersihkan harta. Harta benda yang wajib dizakati adalah harta yang sudah mencapai nisab.

3.    Dalil Zakat Fitrah dan Zakat Mal
Berikut Hadis tentang kewajiban zakat fitrah.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: فَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكـٰوةُ الْفِطْرِ طُهْرَةٌ لِلصَّائِمِ وَطُعْمَةُ لِلْمَسَاكِيْنِ فَمَنْ أَدَاهَا قَبْلَ الصَّلٰوةَ فَهِيَ زَكـٰوةٌ مَقْبُوْلَةٌ وَمَن ْأَدَاهَا بَعْدَ الصَّلٰوةَ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ. (رواه أبوداود وابن ماجه)

Artinya: “Dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Telah diwajibkan oleh Rasulullah saw. Zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang puasa dan memberi makan bagi orang miskin. Barang siapa yang menunaikannya sebelum salat hari raya, maka zakat diterima; dan barang siapa membayarnya sesuah salat, maka zakat itu sebagai sedekah biasa.” (H.R. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Berikut dalil tentang kewajiban zakat mal.

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْقلى إِنَّ صَلوتَكَ سَكَنٌ لَهُمْقلى وَاللهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ.
Artinya: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (Q.S. At-Taubah [9]: 103).

4.    Harta yang Wajib Dizakati
a.    Binatang ternak 

Binatang ternak yang wajib dizakati adalah unta, sapi, kerbau, kambing baik yang diternakkan sendiri maupun secara berserikat.

Syarat wajib zakat binatang ternak adalah
1)    Islam,
2)    merdeka,
3)    milik yang sempurna,
4)    cukup satu nisab,
5)    sampai satu tahun lamanya dipunyai,
6)    digembalakan di rumput yang mubah..

b.    Emas dan perak

...وَالَّذِيْنَ يَكْنِزُوْنَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلاَ يُنْفِقُوْنَهَا فِى سَبِيْلِ اللهِلا فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٌ.

… dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, Maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, (Q.S. At-Taubah [9]:34)

Syarat wajib zakat emas dan perak adalah
1)    Islam,
2)    merdeka,
3)    milik yang sempurna,
4)    cukup satu nisab,
5)    sampai satu tahun lamanya disimpan.


c.     Biji makanan yang mengenyangkan 
Biji makanan yang wajib dizakati adalah beras, jagung, gandum, adas, dan sebagainya. Allah swt. berfirman






sumber : http://www.edupai.web.id/2012/05/zakat.htm

ibadah dibulan puasa

Pengertian Puasa
Secara bahasa puasa berarti menahan atau mencegah. Menurut istilah, puasa adalah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa serta mengendalikan diri dari hawa nafsu, mulai dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.

bacaan niat dan doa puasa ramadhan arab dan latin 

Dalil Puasa Ramadhan
Dalil Al Qur'an yang memerintahkan umat Islam untuk melaksanakan puasa ramadhan antara lain surat al-Baqarah 183.
يَاَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَلا اَيَّامًا مَعْدُوْدَاتٍ.
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (yaitu) dalam beberapa hari tertentu. (QS. Al Baqarah 183)

Puasa ramadhan disyariatkan pada tahun kedua hijriah. Puasa ramadhan hukumnya wajib bagi umat Islam. Sebagaimana firman Allah SWT:

وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّليْلِ...

Artinya: 
dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam, ...
(QS. Al-Baqarah: 187)

Cara Menentukan Awal Bulan Ramadhan
Kapankah bulan Ramadhan tiba? Ada beberapa cara untuk mengetahui datangnya bulan Ramadhan, antara lain:
  1. Ru’yatul hilal (melihat bulan yang disaksikan oleh orang yang adil).
  2. Isti’lal (menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari) apabila cuaca buruk.
  3. Ilmu hisab (ilmu perhitungan).

Niat Puasa Ramadhan
Niat Puasa merupakan salah satu rukun puasa yang tidak boleh ditinggalkan. Puasa tanpa niat berarti tidak sah puasa kita. Berbeda dengan puasa sunah yang dapat melafazkan niat kapan pun, pada puasa Ramadhan kita harus melafazkan niat pada malam hari atau sebelum imsak. 

Ada dua pendapat yang berkaitan dengan niat puasa, yaitu: 
  1. Pertama, niat puasa dilaksanakan (dibaca dalam hati atau dilafazkan) setiap malam pada bulan Ramadhan:
    وَيَجِبُ اَلتَّبْيِيْتُ وَالتَّعْيِيْنُ فِى النِّيَّةِ لِكُلِّ يَوْمٍ
    "Dan diwajibkan menginapkan niat (niat puasa sebelum fajar), dan diwajibkan memperjelas niat (melafalkan niat puasa ramadhan, nazar, qodho, atau puasa kifarat). (KH. Asrori Ahmad, Sulam Taufiq, Hal. 88)
  2. Kedua, niat puasa dilaksanakan satu kali niat untuk satu bulan. Untuk menjaga jika suatu hari kita lupa, maka ada baiknya kita melaksanakan niat sekali untuk satu bulan, disamping kita juga melaksanakan niat setiap malam. 
niat puasa ramadhan 1 bulan penuh

Bacaan Niat Puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى
"Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-I fardhi syahri romadhona hadzihis-sanati fardhol-lillahi ta’aala"
Artinya:
Aku berniat puasa esok hari sebagai kewajiban pada bulan Ramadhan tahun ini fardhu karena Allah ta’ala.

Do’a Buka Puasa

doa buka puasa


اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
"Allahumma laka sumtu wabika amantu wa’ala rizqika afthortu birokhmatika yaa arkhamar-rokhimin"
Artinya:
Yaa Allah karena-Mu lah aku berpuasa dan kepada-Mu aku beriman dan dengan rezeki-Mu dan rahmat-Mu aku berbuka, wahai Tuhan sebaik-baik pemberi rahmat.

Syarat Wajib Puasa
  1. Beragama Islam
  2. Berakal
  3. Baligh
  4. Mampu mengerjakan puasa
Syarat Sah Puasa
  1. Suci dari haid dan nifas
  2. Pada waktu yang diperbolehkan puasa
Rukun Puasa
  1. Niat, dilakukan malam hari sebelum terbit Fajar.
  2. Menahan diri dari segala yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.
Hal-hal yang Membatalkan Puasa
  1. Makan dan minum dengan sengaja
  2. Muntah dengan sengaja
  3. Gila, mabuk, pingsan atau berubah akalnya
  4. Keluar darah haid atau nifas
  5. Keluar air mani dengan sengaja
  6. Bersetubuh
  7. Murtad atau keluar dari Islam
Hal yang Memperbolehkan untuk tidak berpuasa  
  1. Wanita Haid atau Nifas
    Keluarnya darah haid dan nifas membuat tubuh menjadi lemas, tak berdaya, dll. Begitu juga dengan puasa juga membuat tubuh menjadi lemas, tak berdaya. Sedangkan syara' mementingkan untuk mejaga kesehatan badan. Oleh karena itu bagi wanita yang haid atau nifas tidak diwajibkan puasa ramadhan, dan wajib mengqodho.
  2. Orang yang sedang dalam perjalanan
    Perjalanan yang dimaksud adalah perjalanan jarak jauh yang memperbolehkan seseorang untuk melakukan shalat qasar. Walaupun orang yang melakukan perjalanan tidak merasakan berat jika tetap berpuasa, namun ia tetap boleh untuk membatalkan atau tidak berpuasa, dan tentunya juga harus mengqodho.
  3. Orang sakit, wanita hamil, dan wanita yang sedang menyusui. Mereka diperbolehkan untuk tidak berpuasa dan mengqodho di lain waktu jika memang keadaan yang ada pada mereka membuat berat untuk melakukan puasa. (KH. Asrori Ahmad, Sulam Taufiq, Hal. 87 - 88)

Sunah Puasa
  1. Menyegerakan berbuka
  2. Berbuka dengan sesuatu yang manis (kurma)
  3. Berdoa sewaktu berbuka
  4. Mengakhirkan makan sahur
  5. Memperbanyak iktikaf di masjid
  6. Memberikan makan untuk orang yang berbuka
  7. Memperbanyak sedekah dan membaca Al Qur’an
  8. Melaksanakan salat sunah tarawih dan salat sunah witir
Hikmah Puasa Ramadhan
  1. Puasa merupakan salah satu cara meraih ketakwaan. Takwa dalam beribadah, giat beramal saleh, membiasakan diri dengan perilaku terpuji, meninggalkan segala perilaku tercela.
  2. Puasa melatih diri untuk bersabar menghadapi segala cobaan. Sabar ada tiga macam: sabar dalam menaati perintah Allah, sabar dalam mengendalikan diri dari berbuat maksiat, dan sabar dalam menghadapi penderitaan.
  3. Puasa melatih diri untuk bersikap disiplin.
  4. Puasa merupakan belajar mengendalikan diri. Orang yang berpuasa tidak boleh berdusta, berkhianat dan menipu.
  5. Puasa membuat jasmani dan rohani menjadi sehat dan kuat. 
  6.  
  7. sumber : https://paxdhe-mboxdhe.blogspot.co.id/2015/03/materi-kelas-vi-sd-puasa-ramadhan.html

surat al Qadr

  SURAT AL Qadr
 
 
Lailatul Qadr adalah malam kemuliaan. Pada malam itu, Al Quran diturunkan. Malam lailatul qadr memiliki pahala malam yang melebihi dari seribu bulan. Di malam tersebut, cahaya illahi menerangi alam raya dan memberi petunjuk kebahagiaan bagi umat manusia. Malaikat Jibril dan para malaikat lainnya turun ke bumi untuk mengatur segala urusan. 
Untuk lebih jelasnya mengenai bunyi Surat Al Qadr adalah sebagai berikut:
Bismillaahirrahmaanirrahiim...
  1. Innaa anzalnaahu fii lailatil qadri.
  2. Wa maa adraaka maa lailatul qadri.
  3. Lailatul qadri khairummin alfi syahrin.
  4. Tanazzalul malaaikatu warruuhu fiihaa.
  5. Bi izni rabbihim minkulli amrin.
  6. Salaamun hiya hattaa matla'ilfajri.
Artinya:
  1. Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur'an) pada malam Qadr (lailatul Qadr).
  2. Tahukah kamu, apakah malam Qadr itu?
  3. Malam Qadr adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan.
  4. Pada malam itu, turunlah para malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhan mereka; (membawa) segala urusan.
  5. Malam itu (penuh kesejahteraan) sampai terbit fajar.
Kandungan Surat Al Qadr, meliputi:
  1. Menjelaskan sebuah malam yang penuh kemuliaan, yaitu Lailatul Qadr.
  2. Allah menurunkan Al Quran pertama kali pada malam Lailatul Qadr.
  3. Allah memberikan banyak kebaikan bagi manusia pada malam Lailatul Qadr.
  4. Malam Qadr menjadi mulia karena kemuliaan Al Qur'an.
  5. Pada malam Lailatul Qadr, Allah akan memberikan pahala yang nilainya melebihi pahala ibadah pada seribu bulan yang lain.
Fenomena kandungan surat Al Qadr yang begitu mulia, disikapi oleh umat Islam dengan cara menyibukkan diri dengan beribadah kepada Allah di setiap 10 hari terakhir bulan Ramadhan untuk mendapatkan lailatul qadr. Umat Islam melakukan itikaf atau berdiam diri di Masjid sambil memperbanyak salat sunah dan membaca surat Al Qadr.
Beberapa hukum Tajwid pada saat membaca surat Al Qadr, antara lain:
  1. Mad jaiz munfasil pada lafaz innaa anzalnaahu, karena mad tabii bertemu dengan hamzah pada kalimat berbeda. sehingga dibaca panjang 2, 4 atau 6 harakat.
  2. Ikhfa pada lafaz annzalnaahu, karena nun mati bertemu dengan huruf ikhfa (dzal). Sehingga dibaca samar.
  3. Mad tabi'i pada lafaz fii, karena ya mati sebelumnya ada huruf berbaris kasrah. Sehingga dibaca panjang 2 harakat.
  4. Izhar pada lafaz min alfi, karena nun mati bertemu dengan huruf alif. Sehingga dibaca jelas.
  5. Qalqalah sugra pada lafaz mathla'il, karena huruf qalqalah mati di tengah k

sumber : http://www.gurusep.com/2016/06/surat-al-qadr-bahan-ajar-pai-ktsp-kelas.html

TATA CARA BERWUDHU

TATA CARA BERWUDHU

MATERI WUDHU’ UNTUK ANAK KELAS I SD
  1. Menerangkan arti whudu’ dengan benar
           Anak-anak yang shalih dan salihah kamu tentu sudah sering melaksanakan shalat, apa yang harus kamu lakukan sebelum melaksanakan shalat.
Bila hendak melaksanakan shalat kamu berwudhu’ dahulu, mengapa harus berwudhu’sebelum shalat, agar menghadap Allah swt dalam keadaan suci. Dan orang yang tidak berwudu’shalatnya tidak sah, karena whudu’ adalah syarat sah shalat. Kemudian tahukan kamu arti whudu’. Whudu’ adalah: bersuci dari hadas kecil dengan air yang suci. Yang termasuk hadis kecil adalah: kencing, kentut, tidur, memegang kemaluan dan buang air besar.
  1. Menunjukkan cara berwudhu’ yang benar
       Anak-anak yang shalih dan sholehah tahukah kamu bagaimana cara berwudhu’ yang sempurna, agar pemahamanmu bertambah baik maka perhatikanlah penjelasan berikut:
Pertama: mengambil air atau pergi ketempat wudhu’.
Kedua:mengucapkan bismillah sambil berniat untuk menghilangkan hadas kecil
Ketiga: membasuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali. 
Keempat: berkumur-kumur sebanyak tiga kali.
Kelima:membasuh hidung sebanyak tiga kali.
Keenam:membasuh muka sebanyak tiga kali
Ketujuh:membasuh pergelangan tangan sampai siku
Kedelapan: menyapu rambut sebanyak tiga kali
Kesembilan: membasuh telinga sebanyak tiga kali
Kesepuluah: mencuci kaki sampai mata kaki tiga kali 
  1. Mengenal baacaan do’a sebelum dan sesudah wudu’
Anak-anak yang shalih dan sholehah ketika berwudu’ kita juga membaca doa’, seperti yang telah oleh Rasulullah saw. Berikut ini lafadz doa’ sebelum mau mengambil wudu’
berwudhu’ adalah :
نَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِلّٰهِ تَعَالٰى
Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah.”
Do’a Sesudah Wudhu :
اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهٗ وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهٗ وَرَسُوْلُهٗ، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِيْ مِنَ لْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنَيْ مِنَ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ اشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّاَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh.”



 sumber : https://puputwulandari.wordpress.com/2015/06/01/tata-cara-berwudhu/

rukun islam

 
 
 
Islam artinya selamat. Hal ini berarti orang yang beragama Islam akan selamat hidupnya di dunia dan di akhirat. Orang Islam akan selamat jika mau melaksanakan ketentuan atau pokok-pokok ajaran dalam Islam. Ketentuan atau pokok-pokok ajaran Islam disebut rukun Islam. Apa saja rukun Islam itu? Ayo kita pelajari bersama.

Pokok ajaran Islam terdapat dalam rukun Islam. Rukun Islam wajib dikerjakan setiap umat Islam, agar selamat hidupnya di dunia dan di akhirat.
a.    Rukun Islam
Rukun Islam ada lima
Lima rukun Islam adalah sebagai berikut:
1.    Syahadad
Syahadad artinya persaksian
Syahadad ada dua maka disebut syahadatain
Artinya dua persaksian
Dua kalimat syahadad tersebut adalah
a.    Syahadad tauhid
“Asyhadu alla ilaha illallah”
Artinya: Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah
b.    Syahadad rasul
“Asyhadu anna muhammadar rasulullah”
Artinya: saya bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah Swt
2.    Salat
Salat adalah ibadah yang merupakan bentuk hubungan langsung seorang muslim dengan Allah Swt. salat menurut bahasa berarti doa. Salat menurut istilah adalah suatu yang dimulai dari takbiratul ihram dan diakhiri dengan bacaan salam.
Amal ibadah yang pertama dihisab adalah salat. Salat merupakan tiang agama. Salat hukumnya wajib bagi setiap muslim.
Salat yang wajib dikerjakan oleh setiap muslim dalam sehari semalam ada lima waktu yaitu:
a.    Isya’ 4 rakaat
b.    Subuh 2 rakaat
c.    Zuhur 4 rakaat
d.    ‘Asar 4 rakaat
e.    Maghrib 3 rakaat
3.    Zakat
Menyisihkan sebagian harta untuk dibagikan kepada orang-orang yang berhakmenerimanya disebut zakat. Zakat hukumnya wajib bagi yang mampu. Zakat fitrah untuk membersihkan jiwa. Zakat mal untuk membersihkan harta. Manfaat zakat adalah mempererathubungan antara si kaya dengan si miskin.
4.    Puasa
Puasa menurut bahasa adalah menahan diri. Puasa menurut istilah adalah menahan segala sesuatu yang dapatmembatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.
Puasa ada dua macam yaitu puasa wajib dan puasa sunah. Puasa wajib misalnya puasa ramadan. Puasa ramadan hukumnya wajib bagi orang muslim, puasa sunah misalnya puasa senin kamis.
5.    Haji
Ibadah haji wajib bagi orang Islam yang mampu atau kuasa menjalankannya. Haji berasal dari al hajju yang berarti kehendak atau sengaja. Haji menurut istilah adalah berkehendak ke baitul haram untuk beribadah, yaitu niat tawaf sai wukuf di arafah mencukur rambut dan tertib.
Ibadah haji dilakukan di tanah suci Mekkah. Ibadah haji dilakukan pada bulan zulhijjah. Ibadah haji wajib sekali seumur hidup. Haji yang diterima Allah Swt adalah haji yang mabrur.
b. Menghafal rukun Islam
  setiap muslim harus tahu dan hafal rukun Islam. Kemudian mengamalkan lima rukun Islam itu.
Kelima rukun Islam tersebut adalah
1.    Syahadad
2.    Salat
3.    Puasa
4.    Zakat
            5.    Haji

sumber : http://www.sekolahdasarislam.web.id/2017/09/materi-pelajaran-pai-sdmi-bab-5-kelas-1.html

RUKUN IMAN

RUKUN IMAN
A.     Mengenal dan Menunjukkan Ciptaan Allah Swt.
Siapa yang menciptakan alam semesta dan seluruh isinya?
Allah lah yang menciptakan seluruh alam semesta ini. Sebagai umat Islam kita harus percaya bahwa Allah Swt ada dan pencipta seluruh balam semesta ini. Sebab percaya kepada Allah Swt merupakan salah satu rukun iman.
Apakah iman itu?
Iman secara bahasa berarti percaya atau yakin. Iman tidak hanya percaya dalam hati saja. Iman adalah percaya dalam hati diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan. Iman yang diucapkan dengan lisan seperti mengucapkan kalimat tauhid.
“Asyhadu alla ilaha illallah”
Artinya: Saya bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan yang disembah kecuali Allah Swt.
Iman juga harus dibuktikan dengan amal perbuatan seperti melaksanakan salat, puasa, zakat dan yang lainnya. Kita percaya Allah Swt ada walaupun tidak terlihat Allah Swt Maha Esa dan Maha Kuasa. Allah Swt Maha Pencipta alan dan seluruh isinya.
Ciptaan Allah Swt di antaranya:
1.      Bumi
2.      Hewan
3.      Matahari
4.      Bulan
5.      Langit
6.      Angin
7.      Hujan
8.      Bintang
9.      Tumbuhan
Allah Swt adalah Khalik yang artinya Pencipta. Manusia adalah ciptaan Allah Swt, dunia dan seisinya juga ciptaan Allah Swt. Allah Swt yang menciptakan seluruh alam semesta oleh karena itu kita harus percaya kepada Allah Swt melalui bukti ciptaanNya.
Allah Swt mengatur pergantian siang dan malam. Matahari terbit di pagi hari dan terbenam di sore gari. Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat. Allah Swt mengatur alam semesta tanpa bantuan siapa pun. Allah Swt Maha Esa dan tunggal dalam mengurus ciptaanNya.
Allah Swt Maha Kuasadan menguasai alam seisinya. Allah Swt Maha Esa dan tiada sekutu baginya. Allah Swt selalu menambah nikmat orang yang bersyukur. Allah Swt menyiksa orang yang kufur dengan siksaan yang sangat pedih.
B.      Enamm Rukun Iman
Pokok-pokok keyakinan dalam Islam disebut rukun iman, rukun iman itu ada enam:
1.      Iman kepada Allah Swt
2.      Iman kepada Malaikat
3.      Iman kepada Kitab Allah Swt
4.      Iman kepada Rasul Allah Swt
5.      Iman kepada hari kiamat
6.      Iman kepada Qada dan Qadar
Berikut Penjelasan Mengenai Masing masing Rukun Iman.
1.      Iman kepada Allah Swt
Adanya alam seisinya ini ada yang menciptakan. Allah Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Allah Swt juga Maha Kuasa. Allah Swt berkuasa membuat dan memberi apa saja, memberi kehidupan dan memberi rezki kepada manusia. Kita harus beriman dan bersyukur kepada Allah Swt dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Iman kepada Allah Swt artinya harus percaya adanya Allah Swt.
Allah Swt yang menghidupkan kita
Allah Swt yang memberi rezeki
Allah Swt yang menghidupkan hewan
Allah Swt yang menghidupkan tumbuhan
2.      Iman kepada Malaikat
Rukun iman yang kedua adalah percaya adanya malaikat Allah Swt. Malaikat diciptakan oleh Allah Swt dari cahaya atau nur. Malaikat termasuk makhluk Allah Swt yang gaib atau tidak tampak. Malaikat adalah makhluk Allah Swt yang paling taat. Malaikat tidak pernah membantah perintah Allah Swt. Mereka selalu taat dan patuh kepada perintah Allah Swt. Jumlah malaikat yang harus diyakini ada 10.
 Nama-nama malaikat Allah Swt adalah:
a.      Jibril tugasnya menyampaikan wahyu
b.      Mikail tugsnya membagi rezeki dan menurunkan hujan
c.       Israfil tugasnya meniup terompet di hari kiamat
d.      Izrail tugasnya mencabut nyawa
e.      Rakib tugasnya mencatat amal kebaikan
f.        Atid tugasnya mencatat amal keburukan
g.      Munkar tugasnya menanyai manusia di alam kubur
h.      Nakir tugasnya menanyai manusia di alam kubur
i.        Malik tugasnya menjaga neraka
j.        Ridwan tugasnya menjaga surga
3.      Iman kepada Kitab Allah
Iman kepada kitab Allah Swt merupakan rukun iman yang ketiga, artinya kita harus percaya kepada kitab suci Allah Swt.
Allah Swt menurunkan kitab suci kepada para Nabi dan Rasul. Kita suci berfungsi sebagai petunjuk bagi manusia . Kitab suci sebagai tanda kenabian dan kerasulan, sekaligus sebagai pedoman hidup manusia.
Kitab suci Allah Swt ada empat yaitu:
a.      Zabur diturunkan kepada Nabi Daud a.s
b.      Taurat diturunkan kepada Nabi Musa a.s
c.       Injil diturunkan kepadaNabi Isa a.s
d.      Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw
Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam
Al-Qur’an ditulis dalam huruf Arab
Al-Qur’an merupakan penyempurna bagi kitab-kitab sebelumnya
4.      Iman kepada Rasul Allah Swt
Rukun iman yang keempat yaitu iman kepada Rasul Allah. Rasul itu manusia utusan Allah Swt. Rasul Allah Swt artinya utusan Allah Swt. Rasul diberikan wahyu oleh Allah Swt. Rasul bertugas mengajarkan wahyu kepada umat manusia. Wahyu itu berisi ajaran agama Allah Swt.
Rasul Allah yang wajib kita percayai ada 25 Rasul. Nabi dan Rasul pertama adalah Adam. Nabi dan Rasul terakhir adalah Muhammad. Agama yang diridai Allah Swtadalah Islam.
5.      Iman kepada Hari Kiamat
Rukun iman yang kelima adalah iman kepada hari kiamat. Nama lain hari kiamat adalah hari akhir, yaitu berakhirnya semua kehidupan yang ada di dunia kecuali Allah Swtyang tetap kekal abadi tiada berakhir.
Hari kiamat adalah hari perhitungan. Semua perbuatan manusia akan dihitung. Yang berbuat baik dan beriman akan masuk surga, yang berbuat jahat dan tidak beriman akan masuk neraka.
6.      Iman kepada Qada dan Qadar
Iman kepada Qada dan Qadar adalah rukun iman yang keenam. Qada dan Qadar artinya ketentuan Allah Swt atau takdir Allah Swt. Ketentuan Allah Swt ada yang baik dan ada yang buruk.
Dibawah ini contoh takdir Allah Swt
Ada orang yang kaya dan ada yang miskin
Ada anak yang pandai dan ada yang bodoh
Ada orang yang sehat dan ada yang sakit
Ada orang yang tinggi dan ada yang pendek
Ada orang yang gemukmaupun kurus
Manusia ada yang dilahirkan permepuan ada pula yang dilahirkan laki-laki.
Manusia ada yang hidup ada pula yang mati.

Menghafal Rukun Iman
Umat Islam harus mengetahui rukun iman dan harus dapat menghafalnya.
Selanjutnya adalah mempercayainya enam rukun iman yaitu:
1.      Iman kepada Allah Swt
2.      Iman kepada Malaikat Allah Swt
3.      Iman kepada kitab Allah Swt
4.      Iman kepada Rasul Allah Swt
5.      Iman kepada Hari Kiamat
            6.      Iman kepada Qada dan Qadar Allah Swt atau takdir Allah Swt



sumber : http://www.sekolahdasarislam.web.id/2017/08/materi-pelajaran-pai-sdmi-bab-2-kelas-1.html