Blogger templates

Pages

Rabu, 18 Oktober 2017

GERAK

VIDEO PEMBELARAN SD KELAS 2 TENTANG GERAK
 HEllo Teman-teman,,, Baiklah kali ini saya akan memposting video pembelajaran ipa SD Kelas 2 tentang gerak. ok selamat menikmati ya dan semoga bermanfaat

JUAL BELI

VIDEO PEMBELAJARAN KELAS 3 SD TENTANG JUAL BELI
HEllo Teman-teman,,, Baiklah kali ini saya akan memposting video pembelajaran ips SD Kelas 3 tentang jual beli. ok selamat menikmati ya dan semoga bermanfaat

pembelajaran tentang perjuangan mempertahankan kemerdekaan

VIDEO PEMBELAJARAN KELAS V TENTANG PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN HEllo Teman-teman,,, Baiklah kali ini saya akan memposting video pembelajaran ips SD Kelas 5 . ok selamat menikmati ya dan semoga bermanfaat

PEMBELAJARAN TENTANG GAYA KELAS 5

VIDEO PEMBELAJARAN IPA KELAS V TENTANG GAYA

OPERASI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN

VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS 3 TENTANG OPERASI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN

Mengenal Ketentuan Sholat

 MATERI AGAMA KELAS 4 SD

MENGENAL KETENTUAN SHOLAT



Shalat adalah tiang agama. Siapa yang selalu melaksanakan shalat maka ia menguatkan agamanya, siapa yang meninggalkan shalat maka ia meruntuhkan keyakinannya (agama).” (hadis)

Shalat adalah pembeda antara seorang muslim dengan orang kafir.” (hadis)

Demikianlah dua penjelasan Rasulullah tentang pentingnya shalat.


Syarat wajib (yang diwajibkan salat) adalah :
Muslim
Berakal.
Balig (dewasa).

Syarat sah salat adalah sebagai berikut.
Suci dari haid dan nifas.
Dalam keadaan sadar (tidak tidur).
Menutup aurat
Menghadap kiblat
Dalam waktu shalat


Rukun Shalat
1. Niat (boleh diucapkan dan boleh dalam hati) sesuai dengan salat yang akan dikerjakan.
2. Berdiri tegak bagi yang mampu,
3. Takbiratul ihram dengan membaca Allahu Akbar.
4. Membaca Surah Al Fatihah.
5. Ruku' dengan tuma'ninah (diam sebentar).
6. I’tidal dengan tuma'ninah.
7. Sujud dua kali dengan tuma'ninah.
8. Duduk di antara dua sujud (duduk iftirasy) dengan tuma'ninah.
9. Duduk akhir (duduk tawaruk).
10. Membaca tasyahud akhir.
11. Membaca salawat atas Nabi Muhammad saw. ketika duduk akhir atau duduk tasyahud akhir.
12. Mengucap salam sambil menoleh ke kanan.
13.Tertib atau menertibkan rukun, artinya meletakkan tiap-tiap rukun sesuai urutannya.

Sunah Shalat
Sunah-sunah salat yang perlu kamu ketahui sebagai berikut:

I. Sunah-sunah shalat yang berupa perbuatan (Sunah Fi’liyah)

Sunah-sunah salat yang berupa perbuatan yaitu sebagai berikut.


Mengangkat kedua tangan sampai telinga ketika takbiratul ihram, akan rukuk, dan bangkit dari rukuk.


Meletakkan tangan kanan di atas punggung tangan kiri dan keduanya diletakkan di bawah dada.
Mengarahkan pandangan mata ke tempat sujud.
Diam sebentar sebelum dan sesudah membaca surat Al Fatihah.
Pada saat salat berjamaah hendaknya makmum mendengarkan bacaan imam,
Bersikap lurus waktu rukuk dan sujud.
Meletakkan kedua telapak tangan di lutut ketika rukuk.
Menempelkan atau meletakkan tujuh anggota tubuh saat sujud.
Meletakkan tangan pada tanah ketika bangun dari duduk
Duduk sebentar sesudah sujud pada rakaat pertama dan ketiga, kemudian berdiri sambil meletakkan tangan ke lantai.
Duduk Iftirasy pada saat tasyahud awal.

II. Sunah-sunah shalat yang berupa bacaan (Sunah Qauliyah)
Membaca doa iftitah setelah takbiratul ihram dengan suara berbisik.
Membaca ta'awuz sebelum membaca Al Fatihah.
Membaca amin setelah membaca Al Fatihah.
Membaca surah atau ayat Al Quran setelah Al Fatihah.
Mengeraskan bacaan pada rakaat pertama dan kedua di dalam salat magrib, isya, dan subuh.
Membaca takbir ketika akan rukuk, sujud, dan bangkit dari sujud.
Membaca sami allahhuliman hami-dah ketika bangkit dari rukuk.
Membaca rabbana lakal hamdu mil us samawati wamil ul ardi wamil umasi’ta minsyai in ba’du
Membaca Rabbigfirli warhamni wajburni warfa'ni wazuqni wahdini wa ‘afini wa’fu anni, ketika duduk antara dua sujud.
Membaca salam yang kedua sambil menengok ke kiri sehingga kelihatan pipikiri belakang.




Sunah ab'ad dan sunah hai'at. Sunah ab'ad maksudnya perbuatan sunah yang apabila lupa maka diganti dengan sujud sahwi (sujud karena lupa). Sunah ab'ad (diantaranya):
Membaca tasyahud awal, duduk dalam tasyahud awal.

Hal-hal yang membatalkan salat :
Melakukan banyak gerakan (yang bukan gerakan salat).
Meninggalkan salah satu rukun salat.
Dengan sengaja berkata-kata (yang bukan bacaan salat).
Makan dan minum yang disengaja.
Meninggalkan salah satu syarat sahnya salat, seperti batal wudunya sebab kentut atau yang lain.

Sumber : http://agamaislamsd.blogspot.co.id/2009/01/materi-ketentuan-shalat.html

Bilangan Bulat


 Materi kelas V SD
BILANGAN BULAT



Bilangan bulat merupakan bilangan yang terdiri dari bilangan positif, negatif dan nol. Untuk bilangan positif dapat dibaca sesuai dengan simbol yang ada, seperti contohnya 5 (dibaca “Lima”). Tetapi untuk bilangan negatif ada tambahan kata sebelum simbol angka tersebut, contoh -5 (dibaca “Negatif lima”).
Operasi hitung bilangan bulat terdiri dari operasi:
1. Penjumlahan
2. Pengurangan
3. Perkalian
4. Pembagian
1. Penjumlahan
Operasi penjumlahan pada bilangan bulat tidaklah berbeda dengan penjumlahan biasa yang sudah diketahui, untuk mempermudah pemahaman lihat garis bilangan berikut :
garis bilangan penjumlahan
Contoh :
a. 1 + 3 = 4
Karena :
contoh penjumlahan
b. -4 + 5 = 1
Karena :
contoh penjumlahan 1
c. -3 + 2 = -1
Karena :
contoh penjumlahan 2
2. Pengurangan
Operasi pengurangan pada bilangan bulat tidaklah berbeda dengan pengurangan biasa yang sudah diketahui, untuk mempermudah pemahaman lihat garis bilangan berikut :
garis bilangan pengurangan
Contoh :
a. 5 - 3 = 2
Karena :
Contoh pengurangan
b. 2 - 6 = -4
Karena :
Contoh pengurangan 1
c. -1 - 4 = -5
Karena :
Contoh pengurangan 2
3. Perkalian
Untuk operasi perkalian dalam bilangan bulat sama dengan operasi perkalian biasa, hanya ada hal yang perlu diperhatikan, bahwa :
a. Jika bilangan positif dikalikan dengan bilangan positif maka hasilnya positif.
Contoh :
2 \times 4 = 8
4 \times 9 = 36
b. Jika bilangan positif dikalikan dengan bilangan negatif maka hasilnya negatif.
Contoh :
-3 \times 4 = -12
-5 \times 3 = -15
c. Jika bilangan negatif dikalikan dengan bilangan positif maka hasilnya negatif.
Contoh :
2 \times -9 = -18
3 \times -7 = -21
d. Jika bilangan negatif dikalikan dengan bilangan negatif maka hasilnya positif.
Contoh :
2 \times 7 = 14
4 \times 4 = 16
4. Pembagian
Untuk operasi pembagian dalam bilangan bulat sama dengan operasi pembagian biasa, hanya ada hal yang perlu diperhatikan, bahwa :
a. Jika bilangan positif dibagi dengan bilangan positif maka hasilnya positif.
Contoh :
18 \div 3 = 6
28 \div 7 = 4
b. Jika bilangan positif dibagi dengan bilangan negatif maka hasilnya negatif.
Contoh :
21 \div -3 = -7
36 \div -3 = -12
c. Jika bilangan negatif dibagi dengan bilangan positif maka hasilnya negatif.
Contoh :
-33 \div 3 = -11
-18 \div 2 = -9
d. Jika bilangan negatif dibagi dengan bilangan negatif maka hasilnya positif.
Contoh :
-9 \div -3 = 3

-12 \div -2 = 6
Operasi hitung berjajar
Pada operasi hitung berjajar ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu sbb:
a. Bila ada tanda operasi hitung berjajar penjumlahan (+) dan pengurangan/negatif (-), maka dapat diartikan bahwa operasi tersebut adalah operasi pengurangan (-)
misal : 5 + (- 3) artinya 5 - 3 = 2
b. Bila ada tanda operasi hitung berjajar pengurangan/negatif (-) dan penjumlahan (+), maka dapat diartikan bahwa operasi tersebut adalah operasi pengurangan (-)
misal : 5 - (+ 4) artinya 5 - 4 = 1
c. Bila ada tanda operasi hitung berjajar pengurangan/negatif (-) dan pengurangan/negatif (-), maka dapat diartikan bahwa operasi tersebut adalah operasi penjumlahan (+)
misal : 5 - (- 3) artinya 5 + 3 = 8
Sifat operasi hitung bilangan bulat
1. Sifat Komutatif
Pada bilangan bulat terdapat sifat komutatif atau bisa dikatakan pertukaran. sifat ini hanya berlaku pada operasi penjumlahan dan perkalian.
Contoh :
2 + 7 = 9, sama dengan 7 + 2 = 9
3 \times 9 = 27, sama dengan



9 \times 3 = 27
2. Sifat Asosiatif
Sifat asosiatif dikenal juga dengan sifat pengelompokan. Sifat ini juga hanya berlaku pada operasi penjumlahan dan perkalian.
Secara umum sifat asosiatif dapat dinyatakan dalam :
(a + b) + c = a + (b + c) untuk operasi penjumlahan
(a \times b) \times c = a \times (b \times c) untuk operasi perkalian.
Contoh :
(2 + 4) + 3 = 9 sama dengan 2 + (4 + 3) = 9
(2 \times 3) \times 5 = 30 sama dengan


2 \times (3 \times 5) = 30
3. Sifat Distributif
Sifat distributif dalam bilangan bulat disebut juga sifat penyebaran.
Sifat distributif pada bilangan bulat ada dua yaitu :

a. Sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan dengan bentuk umum (a + b) \times (a + c) = a \times (b + c)
Contoh :
(2 + 4) \times (2 + 6) = 2 \times (4 + 6)
karena pada (2 + 4) \times (2 + 6) terdapat angka 2 sebagai pengali yang sama sehingga bisa di sederhanakan menjadi 2 \times (4 + 6)

b. Sifat distributif perkalian terhadap pengurangan dengan bentuk umum (a – b) \times (a – c) = a \times (b – c)
Contoh :
(9 – 5) \times (9 – 3) = 9 \times (5 – 3)
karena pada (9 – 5) \times (9 – 3) terdapat angka 9 sebagai pengali yang sama sehingga bisa di sederhanakan menjadi 9 \times (5 – 3)

sumber : https://duniamatematika.com/matematika-sd/materi-matematika-sd-kelas-v-operasi-hitung-bilangan-bulat-dan-sifatnya/

Tata Surya

 Materi kelas 6 SD
TATA SURYA
Tata Surya
Tata surya adalah susunan yang terdiri atas matahari dan planet-planet, serta benda-benda langit yang bergerak pada garis edarnya mengelilingi matahari
A. Matahari
-Matahari adalah benda langit yang berupa bola gas yang tersusun oleh gas hidrogen dan helium. Matahari dapat memancarkan cahayanya sendiri sehingga di sebut juga bintang
-suhu pada permukaan matahari sekitar 6.000°C
-suhu pada inti matahari dapat mencapai 15 juta°C
-massa matahari adalah sekitar  333.000 kali massa bumi
-garis tengah matahari kira-kira 1,4 juta km, kira-kira 109 kali garis tengah bumi.
-jarak matahari ke bumi kurang lebih 150 juta km
-jarak terpendek dari matahari ke bumi di sebut perihelium, yaitu 147 juta km
-jarak terjauh dari matahari ke bumi di sebut aphelium, yaitu 152 juta km.
B. Planet-planet
-planet adalah benda-benda langit yang mengelilingi matahari dengan lintasan tertentu. Planet tidak memancarkan cahayanya sendiri, tetapi memantulkan cahaya matahari.
-dalam peredarannya mengelilingi matahari, setiap planet beredar pada suatu bidang yang di sebut bidang edar. Bidang edar untuk bumi di sebut bidang ekliptika.
-dalam tata surya ada 8 planet, yaitu: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
-menurut resolusi 5A sidang umum IAU ke-26, sebuah benda langit di sebut planet jika memenuhi tiga syarat yaitu:
1. Mengorbit matahari
2. Berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat
3. Memiliki jalur orbit yang jelas dan bersih (tidak ada benda langit lain di orbit tersebut).
Berdasarkan syarat tersebut, pluto tidak berhak menyandang nama planet karena tidak memenuhi syarat yang ke tiga.
-planet di bagi menjadi dua bagian menurut liantasan edar bumi, yaitu:
1. Planet dalam adalah planet yang lintasan edarnya terletak di antara matahari dan lintasan edar bumi.
2. Planet luar adalah planet yang lintasan edarnya lebih jauh dari lintasan edar bumi.
-Lintasan edar planet untuk mengitari matahari di sebut orbit .
-Lintasan edar planet untuk mengintari matahari di sebut orbit
-peredaran planet mengelilingi matahari di sebut revolusi juga revolusi
-waktu yang di butuhkan planet untuk melakukan satu kali revolusi di sebut kala revolusi
-perputaran planet pada porosnya di sebut rota
-waktu yang di butuhkan planet untuk melakukan satu kali rotasi disebut kala rotasi
1. Merkurius
Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan matahari. Merkurius hanya sedikit lebih besar dari pada bulan. Merkurius tidak mempunyai satelit. Kala revolusi merkurius adalah 88 hari  dan kala rotasinya adalah 59 hari.
2. Venus
Venus adalah pelanet ke dua yang paling dekat dengan matahari, terletak antara orbit merkurius  dan orbit bumi. Venus tidak mempunyai satelit, kala revolusi venus adalah 224,7 hari, dan kala rotasi venus adalah 243 hari.
3. Bumi
Bumi adalah planet ke tiga dari matahari bumi merupakan satu-satunya planet yang di huni makhluk hidup.
 kala revolusi bumi adalah 365¼ hari. Kala revolusi bumi di tetapkan sebagai angka satu tahun. Kala rotasi bumi adalah 24 jam atau satu hari. Bumi memiliki satu satelit yaitu bulan. Bulan selalu mengelilingi bumi dalam peredaranya mengelilingi matahari.
4. Mars
Mars di sebut juga planet merah, karena jika di lihat langsung dengan mata atau dengan teropong
tampak warna kemerah-merahan. Kala rotasi mars 24,6 jam dan kala revolusi mars adalah 687 hari.
mars memiliki dua buah satelit, yaitu Deimos dan Phobos. Bentuk kedua satelit tidak bulat seperti bulan tetepi agak loncong.
5. Yupiter
Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya. Kala rotasi yupiter adalah 9 jam 50 menit yupiter memiliki 63 satelit dan yang besar antara lain europa, ganymede, dan callisto.
6. Saturnus
Saturnus termasuk planet yang besar dan memiliki cincin yang melingkarinya. Planet ini tampak berwarna kuning-kuningan. Kala revolusi saturnus adalah 29,5 tahun. Kala rotasi saturnus sekitar 10,6 jam, saturnus memiliki satelit sekitar 34 buah. Satelit yang paling besar adalah titan dengan diameter 5.120 km.
7. Uranus
Uranus adalah planet pertama yang di temukan dengan bantuan teleskop. planet ini tampak berwarna hijau. Kala revolusi uranus adalah 84 tahun kala rotasi uranus adalah 17,2 jam. Uranus mempunyai 27 satelit, lima satelit yang terbesar adalah Marada, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.
8. Neptunus
Jika di lihat menggunakan teleskop, neptunus tampak berwarna kebiru-biruan. Kala revolusi neptunus adalah 164,4 tahun. Kala rotasi neptunus adalah 16,11 jam. Neptunus memiliki 13 satelit, tiga satelit yang terbesar adalah proteus, tariton,dan nereid.



sumber :http://farahummu.blogspot.co.id/2016/10/ipa-sd-kelas-6-tata-surya.html